Pemerintah Jepang mengungkapkan sebuah laporan yang menunjukkan kenaikan order mesin sebesar 4,1% di Oktober 2016 dari penurunan 3,3% di September.
Sementara itu, para ekonom sebelumnya memperkirakan kenaikan tipis 1%. Per tahun, order mesin turun 5,6% setelah naik 4,3% di 2015.
"Jika kenaikan ini berlanjut, belanja modal dapat naik dalam fiskal 2017," Takeshi Minami, seorang ekonom kepala di Norinchukin Research Institute mengatakan dan menambahkan bahwa peningkatan permintaan domestik dapat membantu mendorong belanja modal.
Angka di Oktober dimanfaatkan regulator Jepang yang mengandalkan pengeluaran modal untuk memberikan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi ekonomi Jepang.
Belanja modal turun dalam periode Juli-September untuk pertama kalinya sejak 2012. Hal ini berarti bahwa ketidakpastian terkait outlook ekonomi mengikis keyakinan bisnis dalam ekonomi Jepang.