Saham Johnson & Johnson (J&J) dapat meningkat sebanyak 20%, Barron mengatakan dalam laporannya. Menurut para analis, pertumbuhan akan didukung oleh peningkatan pada operasional di peralatan medis perusahaan dan bisnis barang-barang konsumen.
Laporan tersebut mengatakan bahwa para investor mulai memperhatikan perusahaan AS setelah mengurangi kekhawatiran mengenai persaingan obat Remicade J&J besar-besaran.
Saham-saham kesehatan mulai mengalami penurunan terkait kurs AS setelah Presiden AS terpilih, Donald Trump, bersumpah untuk menurunkan harga obat.
Sub indeks kesehatan S&P 500 turun sebanyak 5% di tahun ini dibandingkan dengan kenaikan S&P 500 sebesar 10%.
Namun demikian, Barron mengatakan bahwa potensi perubahan pada harga obat mungkin tidak akan menyentuk J&J. Sebaliknya, perusahaan dapat mengambil keuntungan dari rencana Trump untuk mengurangi pajak perusahaan.
Selama minggu terarkhir, saham-saham J&J ditutup 1,14% lebih tinggi, berada di angka $112,62 dengan nilai pasar meningkat ke $308,9 milyar.