Trump akan meninggalkan bisnis real estate miliknya sebelum pelantikan

Presiden AS terpilih Donald Trump mengatakan di Twitter mengenai niatnya untuk meninggalkan bisnis sebelum menjabat sebagai Presiden Januari mendatang. "Meskipun saya tidak diperintahkan secara hukum untuk melakukannya, saya akan meninggalkan bisnis saya sebelum 20 Januari sehingga saya bisa fokus sepenuhnya dengan masa kepresidenan saya, "tulisnya. "Kedua putra saya, Don dan Eric, ditambah pimpinan eksekutif, akan mengelola bisnis saya. Tidak ada kesepakatan baru yang akan dilakukan semasa jabatan saya, "tulisnya lagi.

Selain itu, Trimp mengumumkan konferensi pers yang telah dinanti lama. Ia mengungkapkan rencananya dalam tweet selanjutnya: "Saya akan melangsungkan konferensi pers dalam waktu dekat untuk membahas bisnis, pemilihan Kabinet dan seluruh topik menarik lainnya. Inilah saat yang menyibukkan!"

Sebelumnya, Trump berencana untuk melangsungkan konferensi media pada 15 Desember, namun ditunda hingga Januari. Sebelum mengumumkan kemenangannya dalam pemilu, bisnis Trump berfokus pada real estate dan kekayaan intelektual. Menurut daftar 400 orang terkaya di Amerika tahun 2016 dari Forbes, kekayaannya diperkirakan mencapai $3,7 miliar, oleh karena itu Trump berada diperingkat 113 di AS.

menariknya, Presiden Ukraina Petro Poroshenko berjanji akan menjual bisnisnya lebih dari satu kali. Beberapa hari yang lalu, ia mengatakan dalam sebuah wawancara dengan BBC bahwa dirinya tidak mampu untuk menjual pabrik makanan karena kurangnya konsumen akibat peperangan di negaranya.