Greenback turun dibawah 60 terhadap ruble Rusia

Dolar AS mengalami penurunan terhadap ruble Rusia dibalik peningkatan harga minyak. Berita ini menjadi tajuk utama media Rusia, karena mata uang nasional akhirnya menembus level psikologi sebesar 60.

Namun, ancaman sesungguhnya masih mengancam para trader yang menggunakan ruble yaitu greenback akan kembali di level yang terlihat di 2013, sedangkan kali ini mata uang Rusia kembali naik hanya beberapa sen. Oleh karena itu dolar AS turun sebesar 59,66 ruble, sementara itu euro turun sebesar 63,64 ruble. Di waktu yang sama, ruble menunjukkan hasil yang besar dalam upaya terhadap rival utamanya; Ini merupakan satu-satunya mata uang yang berhasil bertahan naik terhadap greenback sejak akhir September. Di akhir tahun lalu, mata uang Rusia meningkatkan profit tinggi sebesar 21,5%. Para ahli Forex kenaikan ruble adalah berkat kenaikan harga minyak dan harapan terkait hubungan yang mencair antara Rusia dengan Amerika Seriktan dan Eropa setelah pelantikan Trump. Namun, pelaku pasar khawatir dengan kenyataan bahwa kenaikan ruble disebabkan oleh faktor eksternal yang dapat berubah kapanpun.

Laju kenaikan dalam harga minyak telah mengalami penurunan. Selain itu, bursa tetap skeptis mengenai implementasi perjanjian dari pemangkasan produksi yang dilakukan oleh negara-negara OPEC dan non-OPEC. Kurs ruble Rusia bergantung secara langsung pada harga minyak yang dinamis.