Robot akan gantikan manusia

Ada pendapat yang mengatakan bahwa robot hanyalah sekedar mesin antropomorfis yang memiliki kecerdasan dan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Namun saat ini fungsi robot bahkan sudah dapat menggantikan manusia itu sendiri. Robot yang kita bicarakan disini adalah robot simpel yang dapat melakukan berbagai macam pekerjaan.

Saat ini, sudah banyak terlihat bukti bahwa campur tangan manusia tidak lagi diperlukan di sebagian besar aspek kehidupan, terutama pada aspek yang melibatkan produksi teknologi tingkat tinggi. Buktinya saja, robot kini sudah dapat menyusun rangkaian mobil dan pesawat, mengeraskan chip elektronik, menjawab panggilan telepon, dan juga mengecat, memoles, dan kegiatan lainnya. Daftar tugas yang dapat dilakukan oleh robot semakin diperbarui setiap tahunnya. Sehubungan dengan hal itu, Bill Gates mewakili pendapat orang-orang. Bill menyarankan supaya robot juga harus 'membayar' pajak. Laju otomatisasi terlalu cepat, sehingga Mr Gates berpikir bahwa proses ini dapat dikendalikan dengan bantuan pajak. "Saat ini saja misalnya ada kaum pekerja di pabrik yang menerima gaji sebesar $50,000, gajinya tersebut dikenakan pajak, mulai dari pajak penghasilan, pajak jaminan sosial, dan jenis pajak lainnya. Apabila robot juga mengerjakan pekerjaan yang sama dengan pekerja manusia maka robot juga pasti perlu membayar pajak," sang miliarder mengatakan, ia juga menambahkan bahwa penting sekali untuk memilkirkan cara memperlambat laju automatisasi.

Menurut perkiraan Bank Dunia, lebih dari 5 juta warga dunia berisiko kehilangan pekerjaan karena laju automatisasi yang sangat cepat dalam periode 20 tahun kedepan. Selain itu, risiko ini makin tinggi percepatannya di negara-negara berkembang, negara yang sebenarnya baru saja mendapat momentumnya. Dengan begitu, banyak lapangan pekerjaan yang akan menghilang atau bahkan sudah hilang beberapa waktu yang lalu karena tergantikan oleh robot.