Rencana anggaran Trump difokuskan untuk keselamatan publik dan keamanan nasional

Dalam masa kampanye pemilihan presiden AS lalu, kandidat presiden asal partai Republik Donald Trump menjadi pusat perhatian masyarakat karena berbagai tindakan yang ia lakukan seperti penyampaian pernyataan yang tergolong berani, janji berskala besar saa pemilu, dan prioritasnya untuk menyelesaikan masalah dalam negeri. Sekarang setelah dirinya menjabat sebagai presiden AS, ia kembali membuat para penduduk AS terkesan dengan keputusan eksentriknya.

Donald Trump memberi proposal anggaran keuangannya dengan nama "America First: A Budget Blueprint to Make America Great Again", artinya kurang lebih Cetak Biru Anggaran Untuk Membuat Amerika Hebat Lagi. Presiden AS tersebut ingin mengajak Kongres untuk menyetujui pemotongan nyata dari pendanaan serangkaian program federal. Rencana anggaran ini ditujukan untuk meningkatka pendanaan pada sektor pertahanan dan persenjataan militer. Selain itu, sejumlah besar dana harus dialokasikan untuk pembangunan tembok pada perbatasam Amerika Serikat di bagian selatan yang berbatasan langsung dengan Meksiko. Anggaran untuk sektor pertahanan sebesar $52 juta akan diimbangi dengan pemisahan uang dari hampir 18 lembaga lain. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat akan merasakan dampak serius dikarenakan pengurangan dana anggaran lebih dari 30%. Departemen Luar Negeri AS juga akan mengalami pengurangan dana anggaran sebesar 20%. Saat ini, Kongres dikuasai oleh anggota partai Republik namun tidak semuanya mendukung rencana Trump. Artinya, banyak proposal rencana anggaran yang tidak akan terwujud. Bagaimanapun juga, Kongres berpeluang memberikan lampu hijau terhadap beberapa kebijakan seperti peningkatan anggaran besar-besara terhadap sektor pertahanan, penegakan hukum, dan infrastruktur. Selain dana sebesar $52 juta yang difokuskan terhadap sektor keamanan negara, dana ekstra yang ada nantinya akan ditujukan untuk kampanye anti ISIS dan pembuatan kapal tempur baru serta jet tempurF-35 oleh Lockheed Martin. Tidak perlu diragukan lagi, pembangunan tekbok pembatas Amerika Serikat dan Meksiko hingga kebijakan pilar proteksionisme Trump nantinya akan masuk ke catatan Guinness World Records. Sang presiden AS meminta sejumlah uang muka yang akan digunakan untuk memulai pembangunan. Selain itu, rencana anggata tersebut mencerminkan komitmen Trump untuk mengalokasikan dana bagi program penguatan tenaga nuklir AS, kesehatan veteran perang AS, FBI, anti-narkoba, dan anti-kekerasan.