Yahoo mengambil langkah untuk menghapuskan pilihan bekerja dari rumah

Los Angeles Times melaporkan bahwa para karyawan dari dot-com companies' dan peserta pasar telah mengkritik larangan yahoo mengenai pekerjaan jarak jauh.
Richard Branson, penemu dan direktur Virgin Group dan pengusaha bisnis asal Inggris, juga tidak menyetujui insiatif CEO baru Yahoo! Marissa Mayer. Ia mengungkapkan kepada Mayer untuk memberikan orang-orang kebebasan untuk bekerja dimanapun yang mereka inginkan.
Blog AllThingsDigital mengutip memo internal yang mengatakan bahwa seluruh staff yang bekerja secara berpindah-pindah akan dipindahkan ke fasilitas perusahaan pada 1 Juni atau keluar.
Yahoo! menolak untuk memberikan komentar mengenai masalah internal ini.
Sementara itu, menurut AllThingsDigital, perusahaan besar lainnya yaitu dot-com juga tidak mendukung ide ini.
Dengan demikian, Google (tempat dimana Mayer sebelumnya bekerja) secara berlawanan, menganjurkan para staffnya untuk bekerja dari rumah agar tidak disibukkan dengan rutinitas kantor. Seperti yang dinyatakan oleh Bloomberg, keputusan Yahoo! dapat mengakibatkan dampak negatif pada performa kerja, dan kemungkinan akan mengakibatkan efek yang berlawanan.