Penduduk Falkland Loyal Terhadap Inggris Raya

Selama referendum yang diadakan tanggal 10-11 Maret di Falkland (Malvina), 98,8% penduduk pulau berbicara memilih untuk tetap di bawah peraturan Inggris. 92% dari 1.672 penduduk Falkland ikut serta dalam pengambilan suara. Hanya terdapat tiga suara pemilihan dengan suara menentang pulau Falkland berada di wilayah luar Inggris.
Presiden Argentina Christina Kircher menyebut referendum minggu ini sebuah "parodi" mengatakan hasilnya telah kembali ditentukan. Ia memaksa masalah Falkland ditetapkan oleh PBB. Masalahnya adalah penduduk Falkland ditunjukkan oleh keturunan pendatang, bukan penduduk pribumi.
Argentina telah berargumen terhadap peraturan Inggris mengenai archipelago sejak akhir abad ke-17, saat ditemukan. Di tahun 1982, konfik antara dua negara tersebut memulai perang, yang akhirnya dimenangkan oleh Inggris Raya.