Virus lain dalam kedok dari sebuah halaman web jejaring sosial telah terdeteksi oleh seorang spesialis dari Silicon Valley, California. Kali ini virus tersebut melewati akun Facebook.
Spyware ini mengalihkan para user ke halaman web lain dari jejaring sosial melalui verifikasi akun tambahan palsu. Mereka mengatur login dan password para user, yang kemudian akan memungkinkan penjahat cyber memasuki akun Facebook mereka dan mengirimkan link pada halaman website yang terkena virus dengan menggunakan nama user.
Para spesialis meminta komunitas pengguna internet untuk tetap waspada, karena spyware bekerja pada start-up, dan ini yang membuatnya sulit untuk menghilangkannya.