Dalam wawancaranya dengan South China Morning Post, trader miliuner George Soros mengatakan emas tidak lagi menjadi aset safe-haven untuk mereka yang ingin mengamankan dana mereka.
Soros yakin bahwa banyak investor selain dirinya yang menilai emas tidak lagi menjadi aset yang aman untuk berinvestasi. Namun, emas belum sepenuhnya kehilangan status karena logam berharga ini masih diperjualbelikan secara aktif di dunia. Banyak investor yang masih berinvestasi di emas ditengah-tengah krisis utang yang berkelanjutan di Zona Euro dan nilai euro yang melemah.
Setelah rilisnya wawancara Soros, harga emas turun di seluruh dunia. Sebagai contoh, pada 9 April satu ons troy emas seharga $1.571 di NYMEX dibandingkan dengan $1.600 di awal bulan ini.
Perlu dicatat bahwa Soros berinvestasi besar di emas pada musim panas lalu ketika harganya jatuh tajam.