Wakil Menteri Ekonomi dari Republik Armenia, Garegin Melkonyan mengatakan Armenia dan Uni Eropa sedang membahas hak untuk menggunakan kata "cognac" untuk brandy asal Armenia. Wakil menteri ekonomi mengatakan perundingan dilaksanakan dalam kerangka Area Perdagangan Bebas yang Mendalam dan Komprehensif dari UE-Armenia. Kata "cognac" merupakan nama tradisi lokal, sementara itu, proses produksi minuman tersebut memiliki sejarah yang beraneka ragam di wilayah tersebut, wakil menteri ekonomi menambahkan.
Terlepas dari cognac, Yerevan sangat berkeinginan untuk mendapatkan hak yang sah untuk kata "champagne". Namun, kata tersebut tidak sepenting kata brandy.
Menurut surat keputusan yang dikeluarkan pada 1 Mei, 1909 dan 30 November, 1938, cognac merupakan minuman beralkohol yang diproduksi dengan cara penyulingan di daerah perkebunan anggur yang mengelilingi kota tempat dimana mereka mendapatkan nama tersebut. Brandy yang diproduksi di wilayah Perancis lainnya atau negara lain tidak bisa diberi nama cognac.