Ruang angkasa perlu dibenahi

Peluncuran sebuah satelit atau roket secara normal menyebabkan keluarnya sampah ke luar angkasa. Ia berada tepat di orbit bumi dan akan tetap di sana selama beberapa dekade. Selama eksplorasi luar angkasa setengah abad orbit planet kita telah menjadi ujung skala besar, yang menjadikan masa depan cosmonautics di bawah ancaman.

Ratusan satelit mati dan roket serta ratusan juta fragmen hancur yang berputar di sekitar planet kita dengan kecepatan puluhan ribu kilometer per jam. Limbah kosmik penuh dengan tabrakan, sehingga satelit yang ada dan bahkan stasiun orbital beresiko mengalami kehancuran.

Konferensi Eropa Keenam tentang Space Debris diadakan baru-baru di Jerman menghasilkan beberapa solusi untuk masalah ini. Secara khusus, pesawat ruang angkasa itu diusulkan untuk diproyeksikan sedemikian rupa sehingga kembali ke orbit bumi dengan segera setelah tidak beroperasi.

Usulan lain adalah tentang penciptaan perangkat kosmik khusus yang akan mencari item besar limbah kosmik. Para ilmuwan percaya bahwa perlu mengeluarkan 5-10 benda besar dari orbit setiap tahunnya. Mereka juga menekankan bahwa pembersihan seperti ini harus dimulai pada dekade mendatang.