Masyarakat menggunakan layanan pencari Google untuk memprediksikan penurunan indeks-indeks saham

Ketika masyarakat melakukan lebih banyak pencarian pada istilah-istilah seperti "saham", "portofolio" dan ekonomi, hhal ini dapat diartikan bahwa mereka mengkhawatirkan keadaan ekonomi dan penurunan indeks-indeks saham ke depannya.
Fakta ini diungkap dalam sebuah artikel oleh Tobias Preis, Helen Susannah Moat dan Eugene Stanley, yang diumumkan pada website Scientific Reports. Menurut The Financial Times, survei tersebut diselenggarakan di bawah program pemerintah AS untuk mempelajari kekuatan prediksi dari berbagai jenis data.
Menurut para ilmuwan, lebih sedikit pencarian pada istilah-istilah terkait ekonomi yang menunjukkan bahwa indeks-indeks saham akan naik dalam waktu dekat. Analis tersebut didasarkan pada data untuk periode antara 2004 dan 2011. Tobias Preis mengatakan bahwa trading jangka pendek yang dibangun di sekitar pencarian istilah "utang" akan berimbal hasil 326% dari pengembalian investasi untuk periode ini. Strategi kedua yang paling menguntungkan disebut-sebut adalah yang berdasarkan pada pencarian kata "warna".
Namun, tidak ada pembenaran untuk kesuksesan strategi tersebut (yaitu tidak ada aset keuangan pasti yang diberikan) karena kemanjurannya dinilai oleh model secara otomatis.
Pada saat yang sama, para peneliti mencatat bahwa penemuan mereka mungkin tidak dapat diterapkan untuk pergerakan pasar saham mendatang karena strategi pencarian masyarakat dapat berubah.
Sebelumnya, terdapat berbagai usaha untuk mengungkapkan korelasi antara perilaku para pengguna internet dan fluktuasi indeks-indeks saham. Oleh karena itu, di 2010 terdapat sebuah artikel mengenai hubungan antara sentimen negatif keseluruhan dari para pengguan Twitter dan penurunan pasar saham. Namun, satu-satunya hedge fund, Derwent Capital Markets’ Absolute Return, yang mengatur trading pada informasi mengenai sentimen pasar yang diungkapkan di Twitter ditutup setelah sebulan. Oleh karena itu, dana yang dikembalikan hanya menghasilkan profit 1,86%.