Menurut Sunday Times, cabang Google Inggris meminimalisir pajak dengan mengurangi pembayaran ratusan juta pound ke anggaran nasional. Informasi ini disampaikan oleh mantan pegawai Google Barney Jones. Ia mengatakan meski uang dari transaksi dengan para user Inggris ditujukan ke akun di Inggris raya, namun transaksi ini didaftarkan di Dublin. Akibatnya, uang tersebut ditransfer melalui Irlandia ke Bermuda.
Mantan pegawai tersebut juga mengumumkan bahwa skema penghindaran pajak memungkinkan Google menyembunyikan lokasi aktivitas ekonomi Google yang sebenarnya. Tidak ada yang mengetahui dimana bisnis tersebut dilakukan: apakah di Inggris atau Irlandia dengan pajak yang rendah.
Barney Jones, yang bekerja di Google mulai 2002 hingga 2006, telah menyampaikan kecurigaannya dengan komite akun publik. Ia siap untuk memberikan 100.000 email untuk membuktikan tuduhannya.
Sebelumnya, Google telah dituduh akan penghindaran pajak. Jones memutuskan untuk mendapatkan bukti-buktinya tepat setelah kekeliruan pengumuman yang dibuat kurator Google di Eropa Utara Matt Brittin, yang bersikeras bahwa Google tidak terlibat dalam penjualan tersebut. Itulah alasan mengapa Google membayar pajak yang lebih kecil.
The Sunday Times mencatat bahwa peredaran komoditas Google cabang Inggris di 2011 sebesar £2,7 miliar, namun perusahaan tersebut membayar pajak profit dengan total £11 juta. Data untuk periode yang sama yang diungkapkan oleh Agence France-Presse mengatakan bahwa Google meraih £3,2 miliar dan membayar pemerintah hanya £6 juta. Sedangkan, tarif pajak penghasilan di Inggris sebesar 23%.
Google bukanlah satu-satunya perusahaan yang dituduh meminimalisir pajak. Tuduhan yang sama juga dialamatkan pada perusahaan transaksi lainnya seperti Facebook, Apple dan Starbucks. Banyak organisasi membangun kantor utama mereka di Irlandia karena pajak penghasilan yang rendah, yaitu sebesar 12,3%