Relokasi modal pribadi

Penyederhanaan arus keuangan global nampaknya telah berubah. Katakan saja bahwa modal pribadi dunia memiliki tempat baru untuk bernaung. Dulunya modal tersebut akan dipusatkan pada negara-negara berkembang, namun hal tersebut sudah diubah, dan saat ini negara-negara berkembang telah memindahkan simpanan mereka. Inilah yang dikatakan oleh para ahli dari World Bank. Saat negara-negara maju telah memiliki 17% dari PMA, perekonomian dari negara berkembang telah menarik 32% dari penanaman modal asing
Perubahan ini sebagian besar diakibatkan oleh populasi yang menua. Masalah penuaan populasi paling parah terjadi di Cina. Pengeluaran konsumsi di negara ini kurang dari setengah pendapatan pribadi, sebut saja 47%. Pasar finansial yang lemah dan juga pemeliharaan pensiunan miskin dan sistem keamanan sosial mengakibatkan peningkatan kebutuhan mendesak untuk tabungan pribadi. Para penduduk dari negara berkembang menunjukkan bahwa tabungan mereka turun ditegah berbagai macam fasilitas pinjaman. Ini merupakan masalah logika biasa - mengapa menabung jika anda bisa saja meminjam? Analis dari World Bank menempatkan Mongolia di urutan pertama dengan total PMA yang setara dengan 63% dari PDB. Investasi dari negara berkembang lainnya hanya menghasilkan PDB sebesar 25-30%, dan Rusia tidak terkecuali. Adapun pada ekonomi terkemuka, arus terbesar dari investasi asing (23% pada PDB) terjadi di Norwegia dan Kanada.