Perdana Mentri Baru Cina, Li Keqiang mengadakan kunjungan resmi ke Jerman pada kunjungan resmi pertamanya ke negara-negara UE. Pada pertemuan di Berlin, Li dan Kanselir Jerman, Angela Merkel, telah membuat beberapa negosiasi yang sangat penting. Hasil dari konferensi pertama adalah ratifikasi 17 kesepakatan. Dokumen-dokumen ini menjamin hubungan ekonomi, politik dan budaya Sino-Jerman. Sebagian besar kontrak ditandatangani di antara perusahaan-perusahaan terkemuka Cina dan Jerman. Total jumlah transaksi sekitar €4-5 milyar. Untuk sesi pertama, hasil ini sangat luar biasa, terutama mengingat fakta bahwa ekspor industrian terbesar dunia di Hanover, yang dibuka oleh Angela Merkel dan Vladimir Putin, Jerman tidak menandatangani kontrak apapun, walaupun Russia merupakan partner strategis utamanya.
Disamping itu, kepala pemerintah Cina menyoroti bahwa RRC tertarik pada hubungan yang harmonis dengan Uni Eropa. Perdana Mentri juga melambangkan kreasi zona perdagangan bebas Sino-European sebagai salah satu yang berprospek. Selain itu, Li Keqiang mengumumkan bahwa hubungan antara kedua negara ini dapat menjadi contoh sempurna kolaborasi bilateral.