Obama menjanjikan "matahari terbit" untuk warga Afrika

Presiden AS, Barack Obama, mengambil peran sebagai "Illuminator" di Afrika. Sebanyak $7 miliar akan diberikan untuk membangkitkan industri tenaga listrik di negara-negara seperti Ethiopia, Nigeria, Liberia, dan Ghana. Saat ini, lebih dari 60% populasi di negara yang disebutkan diatas hidup tanpa listrik.
Dalam kurun waktu 5 tahun, seharusnya akan dibangun pembangkit tenaga listrik untuk memperbaharui eksploitasi minyak dan gas; Yang artinya akan terjadi peningkatan dua kal lipat dari konsumsi energi oleh penghuni di wilayah bagian Selatan.
Barack Obama mengutarakan janjinya untuk "menerangi" Afrika di University of Cape Town selama kunjungannya di negara-negara Afrika. Perlu diingat bahwa di tahun 1966 pada Universitas yang sama Robert Kennedy mengumumkan bahwa pertempuran antara hak sipil di Amerika dan pergerakan anti apartheid di SAR saling berkaitan. Obama tidak mendapatkan kesempatan untuk bertemu dengan Nelson Mandela, mantan presiden SAR, karena Manderla berada dalam keadaan yang buruk di rumah sakit. Namun, presiden AS mengunjungi penjara di Robben Island, dimana Mandela telah menghabiskan 18 tahun hidupnya ditempat tersebut.