Cadangan shale gas Inggris tampaknya jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Menurut kutipan BBC News dari Survei Geologis Inggris, lembah shale Bowland saja diperkirakan memiliki gas alam sebesar 1.300 triliun kaki kubik (sekitar 37 triliun meter kubik). Selain itu, para ahli belum menghitung dengan pasti seberapa banyak gas yang dapat diberikan kepada warga Inggris dari ladang shale tersebut dan apakah eksploitasi akan menguntungkan secara ekonomi. Para ahli geologi belum menyampaikan estimasi akhir besarnya cadangan shale gas di negara tersebut dan potensi manfaat finansial dari penggalian shale. Di awal Juni, perusahaan IGas, yang memiliki ladang mencapai 770 kilometer persegi di bagian utara Inggris Raya, meningkatkan estimasi cadangan gasnya hampir 20 kali lipat, menjadi 5 triliun meter kubik. Cuadrilla, perusahaan yang mengembangkan ladang di Lancashire, mengklaim bahwa ladang di Lancashire memiliki cadangan shale gas sebesar 5,7 triliun kaki kubik.
Pembangunan ladang-ladang shale gas adalah salah satu prioritas utama untuk pemerintah Inggris. Meski begitu, para ahli berkata bahwa formasi tanah Inggris lebih sulit digali dan dipatahkan dibandingkan dengan tanah di AS, sebagai contohnya. Sebagai tambahan, para ahli meragukan apakah hydraulic fracturing aman untuk lingkungan. Pada intinya proses fracking adalah proses menggali dan menyuntikkan cairan bertekanan tinggi, yang merupakan campuran pasir, kimia dan air, ke dalam area shale. Ekstrasi gas alam dengan cara ini dilarang di Inggris pada tahun 2011 setelah metode penggalian ini memicu beberapa gempa kecil di Lancashire. Namun, di 2012 pemerintah Inggris mencabut larangan fracking.