Rapat antara Presiden Rusia dan AS mungkin akan dibatalkan karena tekanan yang disebabkan oleh buronan mantan agen intelegensi Edward Snowden.White House dengan jelas mendemonstrasikan bahwa Amerika tidak akan bernegosiasi sampai kedua belah pihak menemukan solusi pada pertanyaan ini. Menurut jadwal, Barack Obama seharusnya mengunjungi pertemuan G20 di bulan September dan setelah itu berkunjung ke Moskow untuk kunjungan resmi untuk Vladimir Putin. Namun, karena Mr. Snowden telah berada di Rusia jauh lebih lama dari yang diharapkan, Washington mulai membuat beberapa penyesuaian pada rencana presiden. Snowden telah b erada di zona transit Airport Internasional Sheremetyevo, Moscow sejak 23 Juni.
Orang Amerika tersebut dituduh membocorkan informasi mengenai program intelegensi AS dan berencana meninggalak Moscow setelah mendapatkan Asylum politik. Namun, AS menggunakan tekanan pada negara tersebut yang akan diberikan pada Mr. Snowden, jadi ia menjadi tawanan pada zona transit Sheremetyevo. Otoritas AS telah membawa dakwaan resmi buron terhadap penyebar rahasia tersebut. Seperti yang telah diketahui, Edward Snowden tidak menyertakan rincian mengenai program rahasia pelacakkan aktifitas internet dan pembicaraan lewat telepon. Dengan adanya hal ini dan ketidak setujuan yang baru-baru ini muncul mengenai masalah kebijakkan internasional, khususnya aksi militer di Syria, kemungkinan rapat bilateral amat kecil.