Mantan Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi saat ini sedang menikmati status sebagai politisi besar: ia tetap menghasilkan uang dan meraih popularitas politik bahkan setelah menerima vonis bersalah. Keputusan hukum tersebut tidak mempengaruhi keadaan keuangan Berlusconi sama sekali. Sementara itu, kekayaannya telah naik 25% sesuai dengan kata bijak: anda dapat menunda perang, namun tidak makan siang. Menurut estimasi para ekonom, aset-aset Berlusconi meningkat lebih dari 26%; kini asetnya bernilai $7,5 miliar. Lembaga statistik Bloomberg melaporkan bahwa kekayaan milyuner tersebut naik berkat peningkatan biaya saham perusahaan asuransi Mediolanum dan Mediaset, sebuah grup perusahaan media milik Berlusconi. Politisi media ini juga memiliki perusahaan finansial Fininvest, perusahaan penerbitan Mondadori, dan klub sepakbola Milan. Selain itu, Berlusconi dan keluarganya memiliki bagian saham di bank investasi Mediobanca dan perusahaan obat-obatan Molmed. Perlu diingat bahwa Mahkamah Agung Italia menetapkan vonis bersalah dengan hukuman penjara untuk mantan perdana menteri Italia tersebut. Ia dijatuhkan hukuman penjara hingga 4 tahun; namun, ia mendapatkan amnesti dan masa hukuman penjaranya diturunkan hanya menjadi satu tahun. Selain itu, ia juga harus membayar denda dengan jumlah sebesar €10 juta dan ia dilarang menjabat sebagai pimpinan negara selama lima tahun.