Hutang Nasional Jepang Melebihi Ratusan Triliun Yen

Untuk pertama kalinya, hutang pemerintah Jepang melebihi ratusan triliun yen di akhir Juni, mencapai rekor ¥1.008 triliun ($10,46 triliun), seperti yang dilaporkan Bloomberg. Dibandingkan dengan bulan sebelumnya, hutang telah naik sebanyak 1,7%.
Ukuran bebas hutang Jepang melebihi volume PDB Jerman, Perancis, dan Inggris disatukan. Rasio PDB Jepang hampir 2:1.
Penurunan anggaran di Jepang diharapkan mencapai 10,3% dari PDB, sementara sebelumnya 9,9%. Meskipun terdapat program skala besar menurunkan pemasukkan anggaran dan pengeluaran, selisih anggaran akan mencapai 2% PDB minimum, seperti yang dinyatakan perkiraan pemerintah.
Di Januari 2013, Perdana Menteri Shinzo Abe mengumumkan stimulus ekonomi yang diperkirakan di ¥10 triliun. Caranya adalah mengalokasikan pada peningkatan infrastruktur dan mendukung investasi pribadi. Program memicu naiknya hutang lebih lanjut.
Dalam waktu dekat, Jepang akan meningkatkan pajak penjualan dari saat ini 5% menjadi 8% dengan sudut pandang pengisian anggaran. Keputusan final akan digunakan setelah lembaga statistik mengirimkan datai PDB yang diperbarui untuk triwulan kedua 2013 yang dijadwalkan pada 9 September.
Jepang mengalami kemerosotan ekonomi selama lebih dari 20 tahun. Di akhir 2000, perhubungan negara akhirnya menjadi lebih buaruk karena krisis finansial global. Sementara itu, anggaran sosial pemerintah di tahun 2010 berbeda dengan 1990 naik dari ¥47 triliun menjadi ¥103 triliun.
Penting juga disebutkan bahwa sebagian besar (90%) hutang Jepang berada dalam hitungan yen, adalah milik investor domestik. Jepang memiliki cadangan emas dan valas terbesar kedua di dunia yang lebih tinggi dari 1 triliun dolar AS.