Menurut Larry Kudlow, ekonom dan penulis The Kudlow Report untuk CNBC, dengan mengutip sumber anonim mengatakan bahwa mantan Menteri Keuangan Amerika Serikat Timothy Geithner berpotensi menjadi kandidat untuk jabatan pimpinan Federal Reserve System.
Donald Kohn, mantan Wakil Pimpinan Dewan Gubernur Federal Reserve System juga dipertimbangkan sebagai kandidat. Namun, kecil kemungkinan Kohn terpilih mengingat usianya. Barack Obama mendukung pencalonan Geithner. Selain itu, Kudlow menunjukkan dengan mengutip para manajer utama Wall Street, Geithner memiliki banyak pengetahuan mengenai pasar keuangan dibandingkan dengan kandidat lainnya. Janet Yellen, Wakil Pimpinan Dewan Gubernur Federal Reserve System dan Lawrence Summers yang menjabat sebagai Menteri Keuangan Amerika Serikat ke-71 sejak 1999 hingga 2001 dibawah Presiden Bill Clinton, juga dipertimbangkan menjadi Kepala Fed selanjutnya.
Disebutkan bahwa baik Republik dan Demokrat tidak menyukai Summers, meski pencalonannya didukung oleh Obama. Summers disalahkan karena memainkan peran kunci dalam pembatalan undang-undang Glass-Steagall yang melarang aktivitas spekulasi bank. Selain itu, Menteri Keuangan Amerika Serikat ke-71 tersebut membantu membebaskan pasar-pasar derivatif dari pengawasan ketat yang diduga mendorong berkembangnya krisis keuangan global di 2008.
Obama mengatakan bahwa nama pimpinan baru Federal Reserve AS akan diumumkan di musim gugur. Presiden AS tersebut akan mengajukan calon kepala Fed selanjutnya kepada Senat AS. Ben Bernanke telah menjadi pimpinan Fed untuk dua kali masa jabatan empat tahun secara berturut-turut sejak 2006 dan akan habis di Januari 2014.