Yunani seharusnya tidak menjadi bagian dari Uni Eropa. Kanselir Jerman, Angela Merkel mengatakan menjelang pemilu bahwa keanggotaan Yunani di area euro adalah sebuah kesalahan. Selama pidato terbarunya yang berhubungan dengan pemilihan umum parlemen, yang akan jatuh pada tanggal 22 September, Merkel melakukan pembicaraan secara negatif mengenai keputusan mantan kanselir Gerhard Schroder. Ia membiarkan Yunani ikut serta dalam area euro. "Kanselir Schroeder memperbolehkan Yunani unttuk bergabung dengan zona euro dan melonggarkan regulasi mengenai perjanjian stabilitasn dan pertumbuhan. Kedua keputusan tersebut salah besar. Hal ini menjadi poin awal masalah yang terjadi saat ini," Merkel menyimpulkan dalam pidatonya di rapat awal pemilu di Rendsburg. Oposisi politik Jerman selama kampanye awal pemilu berspekulasi dengan opini publik secara aktif, menyorot kesalahan partai berkuasa dalam "mempertahankan Yunani demi keuntungan Uni Eropa". Wakil partai sosial-demokrasi mengkritik kanselir saat ini dan keputusannya untuk memberikan Athena bantuan finansial, yang berjumlah sampai 240 milyar euro sejauh ini. "Jerman sendiri harus memberikan stabilitas di Uni Eropan dan Area Euro," sosial-demokrat dan rival utama Merkel, Steinburck mengatakan. "Menurut saya, tidak ada hasil dari bantuan untuk Yunani yang menunjukkan bahwa usaha strategi terhadap krisis lebih bisa dikatakan tidak sukses daripada efektif," ia menambahkan. Di saat yang sama, sementara politisi Jerman tidak dapat mencapai perjanjian mengneai dukungan finansial pada kolega Uni Eropa, Yunani telah meminta tambahan uang berjumlah 1 milyar euro.