Korea Selatan melarang produk perikanan dari Jepang

Korea Selatan telah membatasi impor industri perikanan dari 8 wilayah perfektur Jepang, termasuk Fukushima. Menurut Reuters, keputusan diambil oleh pemerintah negara pada 6 September, dikarenakan kekhawatiran terhadap pencemaran radiasi.
Larangan tersebut ditekankan pada impor seluruh produk perikanan dari wilayah ini terlepas dari fakta bahwa produk tersebut mengandung partikel radioaktif. Sementara itu, pemerintah tidak mengumumkan kapan larangan tersebut akan dicabut. Selain itu, Seoul mengumumkan bahwa mereka memutuskan akan memperketat pengendalian terhadap produk perikanan dari wilayah lain di Jepang.
Berdasarkan pada data resmi, Korea Selatan mengimpor 5.000 metrik ton produk perikanan dari delapan perfektur yang terkena dampak pencemaran tahun lalu, dari total 40.000 metrik ton impor dari Jepang.
Cabinet of Japan mengungkapkan dalam konferensi berita bahwa kontaminasi dari air hanya mempengaruhi wilayah yang sangat kecil. Jepang ingin Korea memutuskan impor Jepang berdasarkan pada data ilmiah.
Pada bulan September, pemerintah Jepang akan menginvestasikan lebih dari $470 juta dalam membangun tembok beku di sekitar PLTN Fukushima untuk menghentikan kebocoran air radioaktif. Keputusan untuk memberikan dana untuk pembangunan diambil setelah diketahui adanya kebocoran dari waduk Fukushima. Musibah tersebut terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima Maret 2011 setelah gempa hebat yang diikuti oleh tsunami. Akibatnya, sistem pendingin mengalami kerusakan. Air laut yang digunakan untuk mendinginkan inti reaktor dialirkan ke laut lepas. Kemudian waduk khusus dibangun untuk air yang tercemar