Penjualan iPhone Memperkuat Saham Apple

Pada 23 September, selama pembukaan sesi trading AS saham Apple naik 6%. Para investor bergegas membeli saham Apple meski Apple mengklaim telah menjual lebih dari 9 juta perangkat iPhone terbaru selama akhir pekan.
Kini saham Apple diperdagangkan lebih rendah dari $500 per saham, level tertinggi sejak awal September. Namun, angka tersebut masih jauh dari level tertinggi sepanjang masa di $700 yang dicapai di paruh kedua 2012.
Meskipun begitu, menguatnya saham Apple memungkinkan perusahaan tersebut memperkuat posisinya sebagai perusahaan publik bernilai tertinggi di dunia. Modal Apple diperkirakan mencapai $450 miliar. Perusahaan minyak ExxonMobil adalah pesaing utama Apple dengan modal sebesar $400 miliar.
Bloomberg merupakan lembaga yang pertama kali mengumumkan bahwa Apple telah menjual 9 juta perangkat iPhone 5s dan 5c dengan mengutip pada kalkulasi dari Apple. Para ehli memperkirakan penjualan iPhone berada di sekitar 5-7,5 miliar.
Apple memperkenalkan iPhone 5s dan 5c di awal September dan mulai dirilis pada 20 September. Perlu dicatat bahwa setelah ponsel pintar yang baru tersebut diperkenalkan saham Apple turun dan kini nilai saham Apple kembali ke level di awal bulan September. Hanya dibutuhkan 30 hari mulai dari akhir Agustus, saham Apple turun sekitar 1 persen.