Menurut NYMEX, minyak mentah WTI turun dibawah level $100 mencapai yang terendah sejak Juli. Pada 2.40 p.m. Moscow memberikan rentang waktu saham minyak untuk pengiriman bulan November ditarik kembali sebesar 0,8% dan menunjukkan $99,98 per barel.
Minyak manis ringan mengalami penurunan harga ditengah laporan kenaikan simpanan minyak AS, Bloomberg mengatakan. Belum ada ada statistik resmi dalam satu minggu yang berakhir pada 11 Oktober, namun, menurut Energy Information Administration, cadangan minyak mentah Amerika mencapai ketinggian 3 bulan dan didorong menjadi 375,5 juta barel. Pada akhir Agustus, Harga pada WTI naik lebih dari ketinggian 2 tahun di $112,24 per barel. Dalam dua hari, saham minyak naik $6,5. Sementara itu minyak Brent naik menjadi $113,8 dari 108,5 per barel.
Lonjakan harga minyak tercatat setelah krisis politik terjadi di Mesir. Hal tersebut mengingatkan bahwa kaum muslim mengadakan demonstrasi di Kairo untuk memprotes pengusiran Mohamed Morsi dari jabatan presiden. Selain itu, pasar mungkin akan bereaksi terhadap penurunan simpanan minyak dari Libya, dimana para pekerja dari industri pertambangan menghambat terminal dan pelabuhan tempat mengirimkan minyak ketika terjadi serangan.