Goldman Sachs memperkirakan PDB AS akan menyusut di Q4

Goldman Sachs Group Inc. memperkirakan kuartal keempat tahun 2020 akan menjadi periode yang penuh tantangan bagi perekonomian AS. Para ekonom bank halving prospek produk domestik bruto kuartal keempat mereka.

Goldman Sachs harus merevisi perkiraannya karena kurangnya dukungan fiskal baru untuk perekonomian AS. Akibatnya, prospek PDB AS kuartal keempat turun 3% dibandingkan dengan prakiraan sebelumnya, 6%.

Saat ini, perekonomian AS menghadapi tantangan politik dan ekonomi. Selama beberapa bulan, perwakilan dari Partai Demokrat dan Republik belum dapat menyetujui paket bantuan tambahan. Para pakar Goldman Sachs meyakini bahwa situasi saat ini berdampak besar pada produk domestik bruto dan memperlemah perekonomian AS.

Keengganan Kongres AS untuk memberlakukan bantuan keuangan tambahan kepada perekonomian nasional hanya memperburuk keadaan. Minggu ini, Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat menandatangani RUU anggaran yang akan mendanai pemerintah hingga 11 Desember 2020. Sebelumnya, Goldman Sachs memperkirakan DPR akan menyetujui paket stimulus $1 triliun dengan asumsi bahwa itu akan mencakup perpanjangan sebagian dari tunjangan pengangguran tambahan dan pinjaman Paycheck Protection Program (PPP) tambahan.

Para analis menjelaskan bahwa ketika semua tunjangan pengangguran dibayarkan, stimulus fiskal lebih lanjut akan ditunda hingga 2021.