Draghi Mempertahankan Suku Bunga ECB Paling Rendah

Mario Draghi bertujuan untuk mempertahankan suku bunga yagn rendah. Presiden ECB masih menekankan dalam kebijakkannya untuk mempertahankan suku bunga dasar ECB di level paling rendah. Ini adalah level suku bunga yang memberika pemulihan ekonomi support yang dibutuhkan. "Penting untuk mengerti bahwa suku bunga rendah dikarenakan ekonomi lemah. Jika kita meningkatkan suku bunga, kita akan semakin menekan ekonomi, orang-orang akan kehilangan pekerjaan, kemudian simpanan mereka akan jauh lebih rendah," ujar presiden ECB dalam pidato di kongres perbankan Eropa di Frankfurt. Mr.Draghi juga menyinggung isu simpanan jangka panjang di Jerman, penetap laju ekonomi Eropa. Para ahli yaking bahwa laju bund jangka panjang Jerman tidak akan berhubungan dengan kebijakkan ECB secara langsung, namun sedikit menunjukkan arus modal di Jerman. Saat ECB betindak untuk menurunkan ketidakpastian di zona euro, hal tersebut akan membantu keinginan investor untuk memindahkan modalnya ke Jerman. Mario Draghi menganggap bahwa pengembangan ini akan kembali meningkatkan suku bunga bund Jerman. Menurut survey untuk Oktober, inflasi di Uni Eropa diserang oleh level terrendah selama 4 tahun terakhir. Sebagai pergerakan pertahanan, bank sentral Eropa memutuskan untuk meluncurkan kebijakkan moneter yang longgar untuk menahan pemulihan ekonomi yang lemah. ECB mengejutkan pasar finansial pada tanggal 7 November dengan memotong suku bunga pendanaan utamanya menjadi 0,25% dari 0,5%. Sementara itu, suku bunga deposit ECB berada di level nol seperti sebelumnya. "Dengan mempertahankan suku bunga di level yang mendukung pemulihan, kita akan melihat suku bunga yang lebih tinggi untuk para penabung yang terus bergerak," kepala ECB tersebut mengatakan.