Yunani akan menerima bantuan 72 miliar euro dari UE

Wabah virus corona adalah guncangan besar bagi ekonomi global. Otoritas terkait mengerahkan segala upaya untuk menghadang dampak ekonomi dari pandemi. Namun, permasalahan lama tetap ada. Untuk Eropa, salah satunya adalah beban utang Yunani. Yunani menghadapi krisis utang pemerintah beberapa tahun lalu. Selain itu, negara tersebut hampir meninggalkan Uni Eropa, tapi berhasil meyakinkan kreditor terbesar dunia tersebut.

Saat ini, UE bersiap menyediakan paket bantuan baru senilai 72 miliar euro kepada Yunani yang terhimpit utang. Dana tersebut akan digunakan untuk menopang ekonomi dan menerapkan reformasi struktural. Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis secara pribadi menyampaikan kabar baik tersebut kepada masyarakat Yunani segera setelah rancangan proposal Komisi Eropa untuk rencana pemulihan disetujui.

Menurut Mitsotakis, Dana Pemulihan adalah titik balik yang sangat penting dalam kebijakan Uni Eropa karena mematahkan tabu pada penerbitan utang bersama, yang mengirimkan dana ke para anggota UE yang paling membutuhkan. Oleh karena itu, ini menandai momen bersejarah dalam sejarah UE.

Khususnya, meski dengan adanya pandemi, Yunani adalah salah satu negara pertama yang mengajukan National Action Plan ke Brussels. Kini, dokumen yang mencakup pembagian alokasi dana harus melalui proses komentar masyarakat terlebih dahulu sebelum parlemen negara mengambil keputusan akhir.