Rusia Siap Meringankan Utang Kuba di Era Soviet Sebesar $29 Miliar

Rusia dan Kuba menandatangani sebuah perjanjian untuk meringankan utang $29 miliar Kuba pada Uni Soviet, Reuters melaporkan dengan mengacu pada diplomat Rusia dan Eropa.

Moskow memutuskan untuk menghapus 90% dari $32 miliar utang Kuba dengan syarat Kuba harus membayar $3,2 miliar selama 10 tahun mendatang. Reuters mencatat bahwa perjanjian tersebut tetap harus disetujui oleh Duma, majelis perwakilan rendah di parlemen Rusia. Baik Rusia dan Kuba belum membuat pernyataan resmi terkait perjanjian utang ini.

Di Februari 2013, Rusia mengumumkan komitmennya untuk meringankan sebagian utang Kuba di era Soviet. Namun, tidak dijelaskan secara rinci jumlah utang yang akan dihapus. Media melaporkan bahwa keringanan utang menjadi sah jika kedua pihak menandatangani perjanjian penyewaan pesawat terbang.

Kuba menyatakan diri telah gagal membayarkan kewajiban utangnya (default) di pertengahan 1980. Saat itu, Kuba tidak hanya memiliki utang kepada USSR, namun juga pada anggota-anggota Paris Club dan Cina. Di 2011, partai berkuasa Komunis menyetujui rencana ekonomi lima tahun yang menyerukan upaya untuk "meningkatkan kredibilitas Kuba dalam hubungan ekonomi internasionalnya dengan mengawasi secara ketat komitmen-komitmen yang telah dijalankan." Rencana ini menuntut Kuba untuk melakukan restrukturasi seluruh utang pemerintah dan komersial serta menyelesaikan isu-isu utang.

Selain itu, di 2011 Kuba mengangkat larangan menjalankan bisnis swasta. Larangan ini diterapkan sejak tahun 1990-an melalui pajak dan jumlah izin yang dibatasi. Namun, akhir-akhir ini Havana menerapkan kebijakan pasar yang lebih fleksibel untuk mendorong usaha swasta. Khususnya, pemerintah meringankan persyaratan pinjaman, mengizinkan perdagangan grosir swasta, dan secara bertahap menghapuskan sistem mata uang dua-peso.