Ledakan gelembung ekonomi menyebabkan kekacauan finansial

Menurut banyak ahli, berbagai gelembung perekonomian telah muncul sepanjang tahun 2020. Perekonomian dunia secara khusus tidak menunjukkan sejumlah besar gelembung untuk periode waktu yang lama. Untuk alasan ini, para ahli memperingatkan bahwa jika mereka mulai mengalami ledakan, krisis terkini akan tampak seperti periode pertumbuhan stabil.

Tindakan bank sentral terbesar dunia, yaitu Fed dan ECB, telah menjadi lingkungan yang sangat baik untuk membuat gelembung tersebut. Sikap dovish pada kebijakan moneter dan pencetakan uang telah membuat pinjaman menjadi sangat murah, memungkinkan spekulan untuk berinvestasi lebih aktif di saham, mata uang (termasuk pasar negara berkembang), logam mulia, real estat, dan mata uang kripto.

Permintaan yang tinggi untuk berbagai aset telah menyebabkan kehebohan di banyak pasar, termasuk rekor peningkatan nilai aset yang agak meragukan. Namun, itu tidak akan bertahan lama. Cepat atau lambat, gelembung akan pecah, menyebabkan kerugian serius bagi investor swasta dan institusi. Selain itu, otoritas keuangan dapat membatasi program stimulus mereka kapan saja. Jika demikian, gelembung akan segera pecah.