Kesalahan Pajak AS Menyebabkan Kerugian $100 Milyar

Kerugian anggaran AS karena kesalahan dalam legislasi pajak untuk penduduk kaya sudah mencapai $100 milyar sejak tahun 2000, menurut Bloomberg, mengutip Richard Covey, pengacara yang menemukan masalah dalam legislasi.
Di tahun 19990, Covey menyarankan transfer dana penduduk kaya Amerika ke dana trust untuk tidak lebih dari dua tahun dan mengembalikannya, untuk menghindari pajak Estate and Gift. Menurut legislasi, gift tidak diberi bea cukai. Saat ini dalam pajak Estate and Gift AS akan dikenakan jika jumlah melebihi $5,25 juta. Mekanisme yang ditawarkan oleh Covey telah menyebar di AS, JPMorgan Chase & Co (JPM) membuka cabang khusus untuk mengoperasikan trust, pajak Estate and Gift tidak dibayarkan virtual.
Kepala eksekutif Facebook Inc. (FB) Mark Zuckerberg, Lloyd Blanfein, CEO Goldman Sachs Group Inc. dan perancang fesyen Ralph Lauren berada diantara pebisnis yang menggunakan perlindungan pajak, yang mencapai 40%. Dengan mengacak pemasukkan dan pengeluaran saham perusahaan dari lebih dari 30 trust, Sheldon Anderson, pemilik Las Vegas Sans Corp., memberikan paling tidak $7,9 milyar ke penerusnya sementara secara legal menghindari sekitar $2,8 milyar pajak Gift AS sejak 2010.
Kantor berita Bloomberg mengetahui bahwa sejak 2009 beberapa orang Demokrat termasuk Barack Obama mencoba menangani masalah tersebut, namun, saran tidak didukung oleh Republikan, memaksa menghilangkah pajak Estate and Gift. Kongres memulai pajak estate di 1916 untuk mengenakan pajak pada kekayaan yang pemiliknya telah tiada. 8 tahun kemudian, kongres menambahkan pajak gift untuk menutup transfer yang dibuat sebelum meninggal. Sejak tahun 2000 perbendaharaan AS mendapatkan $300 milyar.