Rusia tengah berusaha memperkenalkan kartu pembayaran plastik sendiri. Mengapa? Pertama dan yang terpenting, sangat bijaksana untuk melindungi ekonomi terhadap konsekuensi negatif dari sanksi dari Barat. Selain itu, merupakan waktu yang tepat untuk situasi saat ini. Sementara pembuat kebijakan Barat berusaha untuk sampai pada pandangan umum bagaimana sebenarnya Rusia yang "keras kepala"harus dihukum, Presiden Putin telah menyerukan terciptanya sistem pembayaran nasional. Pihak berwenang Rusia mengatur tentang masalah ini setelah Visa dan MasterCard telah dibatasi untuk beberapa bank-bank Rusia sebagai akibat dari sanksi AS dan Eropa. Sementara itu, contoh yang baik dari sistem pembayaran serupa di Cina dan Jepang telah dipertimbangkan. Dengan demikian, Presiden Putin menyoroti gravitasi memiliki skala domestik penuh dan mekanisme pembiayaan mandiri. Di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat dan tindakan hukuman lebih lanjut, beberapa ahli berpikir pejabat Rusia seharusnya sudah mulai mendiskusikan ide awal untuk melindungi kepentingan negara. Tugas Presiden dan pengawasan pribadinya selalu mempercepat setiap pita merah di Rusia. Berbicara kepada anggota majelis tinggi parlemen, Vladimir Putin mengatakan sistem Jepang, yang dimulai sebagai sebuah sistem nasional, kini beroperasi di 200 negara. Kepala Sberbank Rusia, Jerman Gref, melaporkan Presiden bahwa sistem pembayaran nasional baru bisa diperkenalkan enam bulan setelah undang-undang yang relevan disetujui oleh anggota parlemen. Sebuah komisi pemerintah khusus telah ditunjuk untuk menemani proyek di tingkat legislatif. Sebuah rancangan undang-undang tentang masalah ini telah dikirim ke parlemen Rusia. Semua bank Rusia yang seharusnya akan menjadi mitra perusahaan pembayaran baru yang disebut "Universal Card Electronic." Namun, batas waktu peluncurannya belum ditentukan.