Para Manajer Wall Street Sarankan untuk Berinvestasi di Saham Meta dan Tesla

Awal tahun merupakan waktu yang tepat untuk merevisi portofolio. Manajer portofolio dari Wall Street, termasuk James Davolos, memberikan saran praktis kepada para trader. Para profesional mengungkapkan asumsi mereka terkait saham yang berpotensi menguntungkan dan menganalisis tren baru.

Manajer portofolio di Simplify Volt Robocar Disruption and Tech memperkirakan lonjakan produksi mobil listrik. Ia meyakini pada 2022, sektor tersebut juga bisa menunjukkan hasil yang bagus seperti pada kuartal III 2021.

Itu sebabnya fund tersebut memfokuskan asetnya, sekitar 20%, di saham Tesla. Kekuatan utama Tesla adalah kemampuannya untuk menulis ulang perangkat lunak kendaraannya untuk menggunakan chip alternatif. Artinya, perusahaan berhasil mengatasi kelangkaan semikonduktor. Namun, ada beberapa perusahaan baru seperti Lucid dan Rivian, yang mungkin bersaing dengan Tesla dalam waktu dekat. Manajer portofolio ini merekomendasikan investor untuk fokus pada mereka.

Sementara itu, James Davolos, Manager Portfolio di Inflation Beneficiaries merekomendasikan untuk berinvestasi di perusahaan dengan aset andal dan modal kecil. Faktanya, perusahaan-perusahaan seperti itu kemungkinan besar akan diuntungkan dari tekanan inflasi yang sedang berlangsung dan tren lainnya. Misalnya, Charles River, sebuah perusahaan farmasi AS, mengisi 5,71% dalam portofolio investasi fund tersebut. Texas Pacific Land juga merupakan salah satu favorit fund tersebut. Perusahaan ini memiliki biaya komersial dan administrasi sekecil mungkin.

Manajer portofolio juga sangat memantau perkembangan metaverse dan ekosistem blockchain. Simplify Volt Robocar Disruption and Tech memiliki akses ke metaverse melalui pembagian Meta Platform dan Snap. Pelaku pasar yang lebih kecil seperti Roblox juga menarik perhatian investor.