IMF tidak melihat adanya ancaman dari krisis keuangan global

Dana Moneter Internasional percaya perang antara Rusia dan Ukraina tidak mungkin akan berdampak besar pada perekonomian global.

Kristalina Georgieva, Direktur Pengelola dari IMF, mengatakan situasi CBS di Ukraina tidak mungkin akan menyebabkan krisis keuangan global. Sementara itu perang di Ukraina saat ini mempengaruhi perekonomian di banyak negara, hal itu akan sulit menciptakan gangguan signifikan diseluruh dunia. Bahkan meskipun Rusia menjadi sepenuhnya terputus dari perekonomian global, mereka tidak akan mengganggu perekonomian global secara besar.

Sebelumnya, Georgieva menyatakan bahwa IMF akan menurunkan perkiraan pertumbuhan global untuk 2022 karena perang. Ia mencatat bahwa negara-negara yang gagal untuk sepenuhnya pulih dari pandemi akan menjadi yang paling terpengaruh, khususnya Rusia.

Dalam sebuah wawancaranya dengan CBS, direktur pengelola IMF mencatat bahwa situasi di Eropa Timur akan mendorong harga energi, pupuk, logam, serta mempercepat inflasi di AS dan negara berkembang, seperti Meksiko dan Brazil.

Perekonomian Rusia kemunginan akan menerima beban dampak perang. Menurut sebuah prospek oleh bank sentral Rusia, PDB negara ini bisa menyusut 8% selama satu tahun. CPI dapat naik 20% menurut estimasi konsensus.