AS Meyakini Cina Sengaja Membuat Kurs Yuan Terjun Bebas

Ditengah-tengah rencana pemerintah Cina membuat Yuan menjadi mata uang global, kurs yuan saat ini menurun drastis. Renminbi turun 0,15% di bursa saham Shanghai seharga 6,2458 melawan dolar AS, mencapai level terendah sejak akhir 2012. Kurs mata uang Yuan terus turun melawan greenback hampir 3% saat ini. Penurunan ini sebenarnya tidaklah berpengaruh besar, namun dengan pengawasan ketat renminbi dari PBoC inilah saatnya untuk bertindak. Bank Sentral Cina terbbeut meningkatkan trading band renminbi yang diharapkan dapat segera memperkuat yuan. Namun, beberapa ahli terkemuka mengatakan situasi ini adalah bagian dari strategi PBoC. Beberapa pejabat AS juga memiliki pendapat yang sama dan menyatakan kekhawatiran mengenai penurunan tajam yuan yang dapat mensinyalkan penolakan konvertibilitas penuh yuan. Namun, penurunan sementara mata uang Cina ini menguntungkan para produsen yang meningkatkan pendapatan mereka dari ekspor. Mungkin ini adalah skenario PM Li Keqiang yang berjanji untuk meningkatkan dukungan di sektor perdagangan. Dengan peran penting ekspor untuk ekonomi Cina, lemahnya kurs yuan kemungkinan besar akan berdampak positif bagi ekonomi Cina secara keseluruhan. Namun, dampak positif belum terlihat dan para investor mulai mengkhawatirkan penurunan yuan dan bahwa situasi ini tidak akan membaik di paruh kedua tahun ini. Produk domestik bruto Cina naik hanya 7,4% di triwulan pertama dibandingkan dengan periode yang sama setahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, ekonomi Cina naik 7,7% di triwulan keempat tahun lalu.