BMW dan Volkswagen melaporkan mereka terpaksa menghentikan operasional pabrik bukan hanya di Rusia tapi di juga Eropa karena situasi geopolitik yang menegangkan di Ukraina. Sejumlah perusahaan meninggalkan bursa mobil Rusia dalam merespon tindakan Rusia di Ukraina. Namun, mereka terpaksa menangguhkan operasional mereka di Eropa di tengah kelangkaan suku cadang mobil. Ukraina memproduksi sebagian besar gas neon dunia. Gas ini memiliki banyak kegunaan, contohnya, dalam laser yang dirancang untuk mengetsa microchips pada lapisan silikon. Sekitar 70% impor neon dunia dipenuhi oleh Ukraina. "Masalahnya adalah kawat harness itu hal yang mendasar. Anda tidak dapat mulai merakit mobil tanpanya," Alexandre Marian, managing director di perusahaan konsultan AlixPartners di Paris mengatakan. Saat ini, sejumlah perusahaan menghadapi masalah rantai pasokan yang rumit. "Jika anda mengirimkan truk, anda tidak dapat mengatakan apakah truk itu akan sampai di Polandia dalam tiga jam atau tiga hari atau akan dikirimkan kembali. Kita perlu memeriksanya setiap hari, apakah mungkin untuk mengirimkan satu truk hari ini, atau dua truk," sumber terkait di VW menjelaskan. Herbert Diess, direktur eksekutif VW mengatakan: "Kami mulai mengembangkan beberapa alternatif, yang sedang diupayakan." Alternatif itu termasuk mengganti suku cadang atau mereplikasinya dari nol.