Tampaknya, terlepas dari gelombang sanksi anti-Rusia, negara-negara Eropa belum siap menghentikan impor barang-barang seperti kaviar dan vodka. Ternyata, tidak ada pembatasan impor barang mewah dari Rusia, apalagi jumlahnya hampir mencapai 10 barang. Di bagian Tanya Jawab di situs resminya, Komisi Eropa menjelaskan tidak ada larangan impor barang mewah dari Rusia, termasuk kaviar dan vodka. Ini berarti larangan saat ini atas ekspor barang-barang kelas atas ke Rusia yang diperkenalkan oleh UE tidak berfungsi sebaliknya. Komentar resmi berbunyi sebagai berikut, “Fokus dari paket sanksi ini adalah merampas barang-barang mewah UE dari Rusia.” Paket sanksi keempat yang dijatuhkan oleh UE ditujukan pada 9 entitas Rusia dan 15 individu, termasuk Roman Abramovich. Paket sanksi ini juga memperkenalkan larangan penjualan barang-barang mewah ke Rusia. Daftar tersebut mencakup mobil senilai lebih dari €50.000 serta parfum premium, tas, alkohol, dan makanan lezat. Namun, AS melangkah lebih jauh dan melarang impor vodka, makanan laut, dan berlian Rusia. Langkah ini akan membuat Rusia kehilangan pendapatan lebih dari $1 miliar. Kami hanya bisa menebak apa yang akan dilakukan otoritas AS dengan barang sitaan. Di Italia, misalnya, kaviar hitam yang diselundupkan ke negara itu diberikan kepada para tunawisma.