Bagaimana bisa sanksi anti-Rusia merugikan perusahaan-perusahaan Uni Eropa?

Beberapa ahli menyuarakan keprihatinan bahwa gelombang sanksi terhadap Rusia mungkin merugikan ekonomi Eropa juga. Oleh karena itu, Ivan Pajovic, kolumnis di surat kabar Serbia, Pravda, menjelaskan mengapa perusahaan-perusahaan Barat yang melarikan diri dari Rusia di tengah kekacauan geopolitik mungkin telah kehilangan pasar ini selamanya. Kabarnya, keuntungan yang mereka hasilkan di Rusia hanya 2-3% dari total pendapatan. Jurnalis tersebut memperingatkan bahwa akan sangat sulit bagi perusahaan-perusahaan Eropa untuk kembali mendapat pijakan di pasar ini. Menurutnya, penarikan perusahaan-perusahaan Eropa dari Rusia merugikan mereka karena barang-barang mereka akan dengan cepat digantikan oleh impor China. Pajovic juga menekankan bahwa bisnis ini berisiko kehilangan pasar Rusia sepenuhnya karena harga gas yang tinggi akan membuat barang-barang Eropa tidak kompetitif. Kolumnis itu mencatat bahwa Uni Eropa telah menggunakan semua sanksinya terhadap Moskow sementara yang terakhir baru saja mulai mengambil tindakan balasan. Pada saat yang sama, penulis artikel tersebut yakin bahwa Uni Eropa tidak akan dapat menolak impor energi Rusia karena langkah ini “akan menghancurkan ekonominya dan membuat populasinya membeku di rumah mereka sendiri.”