Kerja jarak jauh bisa memangkas konsumsi energi di Prancis

Banyak ekonom Prancis percaya bahwa menahan warga tetap di rumah adalah cara terbaik untuk memangkas konsumsi gas. Ekonom dan kolumnis di BFM TV Stéphane Pedrazzi menyarankan bahwa warga Prancis seharusnya diajak untuk melanjutkan kerja dari jarak jauh. Dari sudut pandangnya, langkah ini akan membantu warga bertahan hidup selama musim dingin.

Itu adalah salah satu dari banyak solusi yang ditawarkan oleh para ekonom dan perusahaan energi dibalik berkurangnya pasokan gas Rusia. Sepintas, gagasan kerja jarak jauh menimbulkan keraguan karena biaya energi untuk pemanasan dan penerangan, Stéphane Pedrazzi menjelaskan. Namun, ia mempertimbangkan ketika Prancis mengikuti arahan tinggal di rumah selama pandemi virus corona. Kembali pada 2020/21, konsumsi listrik turun 5%. Penghematan ini akan membuat perbedaan di tengah kekurangan gas akut di musim dingin.

Selain itu, pihak berwenang di Prancis sedang mempertimbangkan opsi lain. Contohnya, perusahaan mungkin mengubah jam kerja untuk mengurangi beban kerja puncak di pagi dan sore hari. Pilihan lainnya adalah menata ulang proses produksi dalam industri padat energi demi mengurangi konsumsi daya.

Sebelumnya, perusahaan transmisi gas GRTGaz mengumumkan bahwa Prancis tidak lagi menyediakan gas Rusia melalui saluran pipa. Setelahnya, Menteri Energi Prancis Agnès Pannier-Runachet mengklarifikasi bahwa impor gas Rusia dibatasi, tetapi tidak dihentikan. “Kami masih mengimpor gas Rusia, tetapi dalam jumlah yang lebih kecil,” ujarnya.