Sanksi UE memiliki celah bagi impor Rusia

Anggota parlemen Uni Eropa telah menguasai seni menciptakan sanksi. Tak perlu dikatakan bahwa ekonomi UE telah banyak terpapar sumber daya alam Rusia selama beberapa dekade. Setelah mendorong semua 27 negara Uni Eropa ke dalam persetujuan bulat untuk hukuman berat bagi Moskow, pihak berwenang meninggalkan celah hukum. Memang, jika UE bersedia membeli sesuatu dari Rusia, ia akan dapat menghindari sanksi dengan lancar.

Komisi Eropa meluncurkan rencananya untuk melarang impor emas Rusia. "Dilarang membeli, mengimpor, atau mentransfer, secara langsung atau tidak langsung, emas, seperti yang tercantum dalam Lampiran XXVI jika berasal dari Rusia dan telah diekspor dari Rusia ke Uni atau ke negara ketiga mana pun," bunyi draf RUU tersebut. Menariknya, perhiasan emas dibebaskan dari daftar barang yang terkena sanksi. Memang, draf lampiran dokumen menunjukkan bahwa Brussels hanya akan melarang emas dalam bentuk bubuk, mentah atau semi-manufaktur, serta koin emas, limbah atau emas bekas. Pada saat yang sama, tidak ada yang dikatakan tentang pembatasan impor perhiasan seperti rantai atau cincin emas.

Kesenjangan yang sama tertinggal dalam embargo baru-baru ini pada pengiriman minyak Rusia. UE dan Inggris memberlakukan pembatasan pada asuransi untuk semua kapal tanker yang membawa minyak Rusia di mana saja di dunia. Pakar komoditas dan energi, Vladimir Demidov, mengatakan bahwa embargo dapat dengan mudah dihindari dengan menentukan pengirim selain Rusia dalam dokumen pengiriman serta dengan mengirimkan minyak mentah Rusia sebagai campuran dalam berbagai campuran.