Twitter akan menghabiskan milyaran untuk aplikasi musik

Twitter mempertimbangkan kemungkinan membeli layanan musik online Spotify dan Soundcloud. Jejaring sosial online dan layanan mikroblog bermaksud akan mengeluarkan milyaran dolar untuk memperoleh sumber pendapatan baru, The Financial Times melaporkan.
Negosiasi mengenai pendapatan telah dilakukan selama beberapa bulan. Untuk tahun lalu, jumlah pengikut Twitter turun secara signifikan, sehingga membuat investor kecewa. Sejak IPO di bulan November, saham Twitter turun lebih dari 44% dari nilainya. Layanan musik terbaru bertujuan agar membuat Twitter lebih menarik bagi para user. Di Januari, Soundcloud diperkirakan di $700 juta. Sementara itu, nilai pasar saham Spotify berada di $4 miliar, sementara modal Pandora sekitar $5 miliar. Pendapatan dari MoPub, sebuah iklan pemasaran seluler, merupakan yang terbesar yang dihasilkan Twitter sejauh ini.
Menurut The Financial Times, Twitter cenderung akan merangkul Soundcloud. Juru bicara perusahaan menolak berkomentar mengenai masalah ini.
Sebelumnya, Twitter telah mengembangkan aplikasi pribadi yaitu Twitter Music yang memungkinkan user menemukan lagu-lagu terbaru yang sedang trending dan melihat apa yang sedang didengarkan. Sayangnya, aplikasi musik ini tidak berhasil baik dan ditutup pada Maret 2013. Tidak lama setelahnya, Twitter bekerja sama dengan Billboard untuk menciptakan jajaran peringkat lagu real time yang dibagi di Amerika Serikat.