Berdasarkan laporan terbaru, indeks Tankan, yang mencerminkan sentimen bisnis di Jepang, menurun drastis. Perusahaan besar di industri pengolahan mengalami kerugian terbesar. Antara Juli dan September 2022, indeks Tankan anjlok ke level terendah dalam enam kuartal terakhir. Indikator turun ke 8 poin dari 9 poin yang tercatat pada Q2 2022. Bank Sentral Jepang prihatin dengan nilai rendah tersebut. Menurut Trading Economics, para ekonom memperkirakan indeks akan naik menjadi 11 poin. Indeks mengalami penurunan selama tiga kuartal berturut-turut. Peningkatan biaya perusahaan, penurunan Yen, serta pembatasan COVID-19 yang baru-baru ini diberlakukan di Tiongkok adalah di antara penyebab utama. Dalam survei baru-baru ini, BOJ melaporkan bahwa perusahaan-perusahaan besar berniat untuk meningkatkan investasi modal sebesar 21,5% pada tahun fiskal berjalan, yang berakhir pada Maret 2023. Sementara itu, sub-indeks kondisi bisnis pada ekspektasi perusahaan industri di Jepang turun menjadi 9 poin dari 10 poin, sedangkan perusahaan di sektor non-manufaktur turun menjadi 11 poin dari 13 poin. Indeks yang menilai sentimen perusahaan kecil di industri pengolahan tidak berubah dari bulan Juli hingga September 2022 di minus 4 poin. Sementara itu, indikator yang mencerminkan tingkat kepercayaan perusahaan besar non-manufaktur saat ini meningkat hingga 14 poin pada kuartal ketiga tahun ini. Selama tiga bulan terakhir, indikator ini mencapai 13 poin.