Saat krisis energi kian parah dan musim dingin di hadapan mata, warga Inggris tak ingin mengambil risiko. Mereka lebih memilih untuk bersiap menghadapi kemungkinan apapun yang akan terjadi sepenuhnya, termasuk yang terburuk. Pemerintah Inggris saat ini sedang menyelesaikan rencana darurat untuk menjaga agar negara tetap beroperasi apabila terjadi pemadaman listrik musim dingin ini. Ada program bernama Program Yarrow yang merupakan rencana rahasia hasil karya departemen dan dewan pemerintah di seluruh negeri untuk mengatasi pemadaman listrik. Skenario terburuk bagi semua sektor; termasuk transportasi, pasokan makanan dan air, komunikasi, dan energi; dapat berupa pemadaman listrik selama 7 hari. Sekretaris iklim bayangan Ed Miliband berkata, "Semua jajaran pemerintah melakukan perencanaan darurat untuk menghadapi skenario terburuk, namun kenyataannya adalah kita rentan sebagai negara yang juga sebagai konsekuensi langsung dari satu dekade kebijakan energi Konservatif yang gagal." Ucapan Miliband tersebut mencatat bahwa faktor-faktor seperti pelarangan penggunaan tenaga angin darat, pemangkasan investasi dalam industri hemat energi, penghentian tenaga nuklir, dan penutupan penyimpanan gas telah membuat sektor energi Inggris lebih rentan terhadap ancaman eksternal. The Guardian mengungkapkan bahwa “pemerintah tidak ingin publisitas apa pun di Yarrow, karena mereka tidak ingin Yarrow terlihat terkait dengan Ukraina, pasokan energi, dan biaya hidup. Namun, kami perlu memikirkan cara membantu orang terlebih dahulu. Fakta yang mereka bicarakan tentang hal itu sekarang berarti mereka memiliki kekhawatiran nyata bahwa keadaan itu bisa terjadi.