Inggris hadapi lebih banyak masalah ekonomi pada 2023

Masalah ekonomi Inggris akan berlanjut hingga 2023, ujar Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, dalam pernyataan Natal.
Sunak menyalahkan krisis konflik di Ukraina dan berjanji bahwa pemerintah Inggris akan terus mendukung Ukraina meskipun perekonomian menurun.
Perdana Menteri tersebut juga menjanjikan subsidi untuk “penduduk paling rentan” guna membantu mereka mengatasi krisis biaya hidup.
Sebelumnya, lonjakan inflasi dan biaya sewa yang tinggi di Inggris memaksa beberapa pengungsi Ukraina untuk kembali ke tanah air mereka.