Pasar ekuitas dihadapkan pada rotasi sektor di tahun 2023

2023 baru dimulai. Meski demikian, para analis sudah memperingatkan investor tentang tantangan tertentu yang mungkin terjadi sepanjang tahun, yaitu rotasi sektor serta penurunan tajam saham teknologi dan mata uang kripto.

Meskipun perekonomian AS tetap kuat, kini menghadapi banyak masalah yang kemungkinan baru akan meningkat tahun ini. Misalnya, mungkin ada rotasi sektor di pasar saham sebegai imbas dari pengetatan moneter Fed. Analis di Wall Street Journal berasumsi bahwa saham teknologi akan menanggung beban terbesar. Aset kripto juga berpotensi mengalami penurunan drastis.

Ekonom dari bank-bank terbesar meyakini bahwa pada awal tahun, S&P 500 kemungkinan akan menguji posisi terendah pada tahun lalu. Namun, pada akhir tahun nilainya bisa naik lebih dari 4%.

Bersamaan dengan kenaikan suku bunga The Fed, permintaan saham teknologi yang telah mendorong pasar saham selama dekade terakhir kemungkinan akan rendah. Sebaliknya, investor dapat berbondong-bondong kembali ke nilai saham yang memiliki pengembalian rendah dalam beberapa tahun terakhir, kata Ben Inker yang merupakan kepala tim alokasi aset GMO.

Tren bearish untuk perusahaan teknologi hampir tidak akan mengalami perubahan. Sehingga, perusahaan-perusahaan tersebut akan berhenti menjadi kekuatan pendorong pasar saham dalam dekade berikutnya, kata Mark Luschini, kepala strategi investasi Janney Montgomery Scott. Strategi investasi terkenal di NASDAQ tidak berfungsi lagi. Inilah sebabnya mengapa pedagang harus mencari saham dari sektor lain.