Gejolak di sistem perbankan AS menjadi pengingat yang bagus. Hampir semua pakar, politikus, pengusaha, bahkan blogger mengomentari topik ini, tidak terkecuali Elon Musk. Miliarder Amerika tersebut mengumumkan bahwa ia akan mempertimbangkan untuk membeli Silicon Valley Bank yang dilanda krisis.
Tokoh bisnis tersebut memutuskan untuk tidak melewatkan kesempatan mempromosikan dirinya lewat runtuhnya bank pemberi pinjaman yang fokus pada perusahaan rintisan, Silicon Valley Bank (SVB). Musk menyatakan kesiapannya untuk mempertimbangkan pembelian lembaga keuangan tersebut. SVB adalah bank kecil. Namun, kebangkrutannya menjadi salah satu kegagalan perbankan terbesar dalam 15 tahun terakhir sejak krisis ekonomi global 2008.
“Saya terbuka untuk gagasan itu,” tulis Elon Musk di Twitter, menanggapi saran untuk membeli SVB dan mengubahnya menjadi bank digital.
Menariknya, pembuat serial TV animasi lama "The Simpsons" menjadi orang pertama yang mengetahui kegagalan SVB. Bank yang runtuh tersebut merupakan bank terbesar ke-16 di Amerika Serikat dan salah satu pemberi pinjaman paling populer untuk perusahaan rintisan teknologi.
Dengan latar belakang kebangkrutan Silicon Valley Bank, Departemen Keuangan AS bergegas memastikan ketangguhan sistem keuangan negara. Gedung Putih menyampaikan pandangan tersebut, dengan menambahkan bahwa sistem keuangan AS telah berubah signifikan sejak 2008.