Turki menjadi pembeli emas terbesar

Turki hampir tidak bisa membanggakan stabilitas ekonomi. Mata uang nasionalnya berada di roller coaster yang tak ada habisnya. Ekspansi ekonomi telah melambat sejenak. Inilah mengapa negara tersebut telah mencari aset stabil untuk berinvestasi. Ternyata Turki jauh lebih mempercayai emas dibandingkan dengan lira. Turki telah menimbun emas selama beberapa waktu.

The Central Bank of the Republic of Turkey membeli 23 ton emas di Januari, membuatnya menjadi pembeli terbesar dari logam mulia diantara bank sentral secara global selama periode tersebut, menurut Bloomberg. Regulator secara khusus hampir tidak bisa disebut sebuat institusi independen karena dengan ketat mengikuti perintah Recep Erdoğan. Negara tersebut saat ini menyimpan 565 ton emas, merupakan level tertinggi dalam rekor, World Gold Council menunjukkan.

The People’s Bank of China dan National Bank of Kazakhstan adalah pengakuisisi terbesar kedua dan ketiga dari emas, masing-masing menambahkan 15 ton dan 4 ton.

Emas berfungsi sebagai lindung dana terhadap inflasi yang membuat Turki sebagai pembeli terbesar dari logam mulia di dunia. Bank sentral telah mengakumulasi emas selama beberapa bulan. Pada 2022, mereka menjadi pembeli terbesar dalam komoditas diantara otoritas moneter.

Emas juga merupakan aset populer diantara rumah tangga Turki, yang menggunakannya sebagai lindung dana terhadap mata uang dan tekanan inflasi.