Lagarde mengatakan model ekonomi UE tidak mampu beradaptasi dengan baik terhadap krisis

Meskipun indikator-indikatornya cukup baik, model ekonomi Eropa akhir-akhir ini semakin dipertanyakan. Laporan ini tidak memperhitungkan beberapa hambatan global, yang berarti ada alasan untuk melakukan modernisasi.

Menurut Presiden ECB, Christine Lagarde, model ekonomi yang digunakan di Eropa saat ini kurang beradaptasi dengan krisis global, termasuk pandemi virus corona, perang di Ukraina, inflasi yang melonjak, dan krisis energi di Eropa.

“Selama beberapa tahun ini dunia sedang menghadapi 'permakrisis'. <...>Model kami tidak sepenuhnya sesuai dengan jenis krisis ini,” ujar Lagarde.

Ketua ECB mengkritik bank-bank sentral terkemuka di blok tersebut karena gagal memprediksi kemungkinan timbulnya krisis global dan menilai konsekuensinya ketika menyusun prakiraan.

“Kami telah mengatasi masalah ini, dan kami terus melakukannya, untuk membuat proyeksi ini lebih kuat,” tambahnya.

European Central Bank secara tak terduga menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin ke rekor 4,5% pada bulan September, melanjutkan siklus pengetatan. Akibatnya, para analis menurunkan prakiraan pertumbuhan ekonomi mereka secara tajam karena dampak yang semakin besar dari kondisi moneter yang lebih kuat terhadap permintaan domestik serta penurunan perdagangan global di tengah meningkatnya kendala pasokan.