Bloomberg melaporkan bahwa pemerintah India menolak untuk membayar minyak mentah Rusia dalam yuan. Sebelumnya, sejumlah pemasok minyak Rusia telah menetapkan jangka waktu pembayaran ini.
Alasan di balik penolakan India untuk menyelesaikan tagihan dalam mata uang Tiongkok adalah hubungan yang tegang antara Beijing dan Delhi. Sebelumnya, media memberitakan bahwa India telah menangguhkan pembayaran dalam yuan untuk 7 batch minyak Rusia yang seharusnya dikirim ke pabrik pengolahan minyak India. Menurut Reuters, fasilitas pemrosesan minyak India telah menunggu pengiriman minyak mentah Rusia sejak akhir September.
Saat ini, pemerintah India memiliki hampir 70% kilang di negara tersebut. Pemerintah India menganggap persyaratan pembayaran yang diwajibkan oleh Rusia tidak tepat.